Kelahiran Nabi Muhammad SAW
Para ulama dan penulis sirah sepakat bahwa hari kelahiran Muhammad jatuh pada bulan Rabiul Awal.[21] Muhammad lahir di Mekkah, kota bagian selatan Jazirah Arab, sekitar tahun 570, berdekatan dengan Tahun Gajah yang merupakan tahun kegagalan penyerangan Mekkah oleh pasukan bergajah di bawah pimpinan Abrahah.[22][23]
Pendapat paling mashyur merujuk tanggal 12 Rabiul Awal sebagai hari
kelahiran Muhammad. Berdasarkan teks hadis, Muhammad menyebut hari Senin
sebagai hari kelahirannya. Penulis sirah Sulaiman Al-Manshurfuri
dan ahli astronomi Mahmud Basya dalam penelitiannya melacak hari Senin
yang dimaksud bertepatan dengan tanggal 9 Rabiul Awal.
Muhammad berasal dari salah satu klan suku Quraisy yakni Bani Hasyim yang mewarisi silsilah terhormat di Mekkah, meskipun tak terpandang karena kekayaannya.[24] Ayahnya, Abdullah meninggal saat Muhammad masih dalam kandungan, enam bulan sebelum kelahiran.[25]
Muhammad bayi dibawa tinggal bersama keluarga dusun di pedalaman,
mengikuti tradisi perkotaan kala itu untuk memperkuat fisik dan
menghindarkan anak dari penyakit perkotaan.[26] Ia diasuh dan disusui oleh Halimah binti Abi Dhuayb di kampung Bani Saad selama dua tahun.[27] Setelah itu, Muhammad kecil dikembalikan untuk diasuh kepada budak Ummu Aiman. Pada usia ke-6, Muhammad kehilangan ibunya, Aminah karena sakit.[27][28] Selama dua tahun berikutnya, kebutuhan Muhammad ditanggung dan dicukupi oleh kakeknya dari keluarga ayah, 'Abd al-Muththalib. Ketika berusia delapan tahun, kakeknya meninggal dan Muhammad berikutnya diasuh oleh pamannya Abu Thalib yang tampil sebagai pemuka Bani Hasyim sepeninggal Abdul Muththalib.[27][29]
sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad#Kelahiran
Jual Bata Merah Pres$ Dan Terima Pesanan Kusen-Kusen. Alamat : Jln. Muara Kintap Ds. Kebun Raya Kec. Kintap Kab. Tanah Laut 70883 Hubungi: HP/WA :- 081250127739 - 085248937729
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Nabi Muhammad SAW Memperoleh gelar
Memperoleh gelar Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia ikut bersama kaum Quraisy dalam perbaikan Kakbah. Pada saat pemimpin-pemimpin suku Qur...
-
KERINDUAN KU MENCITAIMU Biarkan aku mencintaimuu. mencintaimu dengan apa adanya. tanpa memandang apapun dari hidupmu. tanpa membedakan kamu ...
-
Kesaksianku, Papa ...
-
PUISIKU "Puspita" Puspita Karya Y...
No comments:
Post a Comment