Jual Bata Merah Pres$ Dan Terima Pesanan Kusen-Kusen. Alamat : Jln. Muara Kintap Ds. Kebun Raya Kec. Kintap Kab. Tanah Laut 70883 Hubungi: HP/WA :- 081250127739 - 085248937729
Friday, November 30, 2018
Biodata Nabi Muhammad SAW
Biografi Nabi Muhammad SAW
Nama : Muhammad bin Abdullah
Dikenal : Nabi Muhammad SAW, Rasulullah SAW
Lahir : Mekkah, Arab Saudi, Senin, 12 Rabiul Awal 570 M
Wafat : Madinah, Arab Saudi, 8 Juni 632 M
Orang Tua : Abdullah (ayah), Siti Aminah (ibu)
Istri: Khadijah bintu Khuwailid, Saudah bintu Zam’ah bin Qois, A’isyah bintu Abi Bakr As-Shiddiq, Zainab bintu Khuzaimah, Hafshah bintu Umar bin Khatab, Ummu Salamah, Zainab bintu Jahsy bin Rabab, Juwairiyah bintu Al-Harits, Ummu Habibah bintu Abi Sufyan, Shafiyah bintu Huyai bin Akhtab, Maimunah bintu Al-Harits, Mariyah Al-Qibthiyah.
Anak: Qasim, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum bint Muhammad, Abdulllah, Fatimah, Ibrahim.
Biografi Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW berasal dari kabilah Quraisy, tepatnya keturunan Hasyim. Ayah beliau adalah Abdullah bin Abdul Muthalib, cucu Hasyim. Ibunda beliau adalah Aminah binti Wahb yang berasal dari keturunan Bani Zuhrah, salah satu kabilah Quraisy.
Setelah menikah, Abdullah melakukan pepergian ke Syam. Ketika pulang dari pepergian itu, ia wafat di Madinah dan dikuburkan di kota itu juga.
Dalam biografi Nabi Muhammad SAW diketahui bahwa setelah beberapa bulan dari wafatnya sang ayah berlalu. Nabi pamungkas para nabi lahir di bulan Rabi’ul Awal, tahun 570 Masehi di Mekkah menurut Caussin de Perceval dalam bukunya yang berjudul Essai sur l’Histoire des Arabes. Dan dengan kelahirannya itu, dunia menjadi terang-benderang.
Sesuai dengan kebiasaan para bangsawan Makkah, ibundanya menyerahkan Muhammad kecil kepada Halimah Sa’diyah dari kabilah Bani Sa’d untuk disusui. Beliau tinggal di rumah Halimah selama empat tahun. Setelah itu, sang ibu mengambilnya kembali.
Dengan tujuan untuk berkunjung ke kerabat ayahnya di Madinah, sang ibunda membawanya pergi ke Madinah. Dalam perjalanan pulang ke Makkah, ibundanya wafat dan dikebumikan di Abwa, sebuah daerah yang terletak antara Makkah dan Madinah.
Setelah ibunda beliau wafat, secara bergantian, kakek dan paman beliau, Abdul Muthalib dan Abu Thalib memelihara beliau. Dari banyak sumber yang dihimpun mengenai biografi Nabi Muhammad SAW, Pada usia dua puluh lima tahun, beliau menikah dengan Khadijah yang waktu itu sudah berusia empat puluh tahun.
Khadijah merupakan wanita yang kaya yang terhormat serta terpandang dikalangan suku Quraisy ketika itu. Beliau menjalani hidup bersamanya selama dua puluh lima tahun hingga ia wafat pada usia enam puluh lima tahun.
Diangkat Menjadi Nabi di Usia 40 Tahun
Sejarah mencatat bahwa pada usia empat puluh tahun, beliau diutus menjadi nabi oleh Allah. Ia mewahyukan kepada beliau al-Quran yang seluruh manusia dan jin tidak mampu untuk menandinginya. Ia menamakan beliau sebagai pamungkas para nabi dan memujinya karena kemuliaan akhlaknya.
Dalam biografi Nabi Muhammad SAW diketahui beliau hidup di dunia ini selama enam puluh tiga tahun. Menurut pendapat masyhur, beliau wafat pada hari Senin bulan Shafar 11 Hijriah di Madinah.
Bukti Kenabian Rasulullah saw. Secara global, kenabian seorang nabi dapat diketahui melalui tiga jalan:
Pengakuan sebagai nabi.
Kelayakan menjadi nabi.
Mukjizat.
Pengakuan Sebagai Nabi
Telah diketahui oleh setiap orang bahwa Rasulullah saw telah mengaku sebagai nabi di Makkah pada tahun 611 M., masa di mana syirik, penyembahan berhala dan api telah menguasai seluruh dunia.
Hingga akhir usia, beliau selalu mengajak umat manusia untuk memeluk agama Islam, dan sangat banyak sekali di antara mereka yang mengikuti ajakan beliau itu.
Kelayakan Menjadi Nabi
Maksud asumsi di atas adalah seorang yang mengaku menjadi nabi harus memiliki akhlak dan seluruh etika yang terpuji, dari sisi kesempurnaan jiwa harus orang yang paling utama, tinggi dan sempurna, dan terbebaskan dari segala karakterisitik yang tidak terpuji.
PUISIKU "Kesaksianku, Papa"
Kesaksianku, Papa
Karya Yuni Puji Alpiyah
Di pagi buta
kau kendarai motor tua
Diatas sajadah panjang
Kau tebus kehidupan yang menantang
Secara berkala ....
Kau tancapkan pondasi kokoh
Dan gedung yang tak mudah runtuh
Dibawah terik matahari yang membakar
Kau kembali mengukur jalan
Di bawah guyuran air hujan
Kadang kau pun kedinginan
Egkau pergi pagi siang
Kadang tak pulang
Duhai Allah yang Maha Rahman dan Rahim
Jangan pernah kau buat hatinya luka
Panjangkan umur taatnya
Papa, yang berjuang dan menggenggam
Kesetiaan istri dan putri-putrinya
Yang selalu sabar menantinya
Egkaulah syurgaku, Papa ......
Banjarmasin, 24 desember 2012
Karya Yuni Puji Alpiyah
Di pagi buta
kau kendarai motor tua
Diatas sajadah panjang
Kau tebus kehidupan yang menantang
Secara berkala ....
Kau tancapkan pondasi kokoh
Dan gedung yang tak mudah runtuh
Dibawah terik matahari yang membakar
Kau kembali mengukur jalan
Di bawah guyuran air hujan
Kadang kau pun kedinginan
Egkau pergi pagi siang
Kadang tak pulang
Duhai Allah yang Maha Rahman dan Rahim
Jangan pernah kau buat hatinya luka
Panjangkan umur taatnya
Papa, yang berjuang dan menggenggam
Kesetiaan istri dan putri-putrinya
Yang selalu sabar menantinya
Egkaulah syurgaku, Papa ......
Banjarmasin, 24 desember 2012
Silahkan klik link sumber berikut:PUISIKU "Kesaksianku, Papa"
.
PUISIKU "Kesaksian Desaku"
Kesaksian Desaku
Karya Yuni Puji Alpiyah
Tikus Amerika ....!!!
Dalam sekejap menyeru
Buatku terpaku
DAn bumiku menganga
Pemandangan ranum yang menyejukkan mata
Kini tergolek tak berdaya
BAk ayam potong yang terbakar
Menyerahkan nasib kepada para pakar
Aku
Engkau
Mereka ....
Hingga hari ini
Masih Menjadi saksi
Atas kerakusan para tikus berdasi
Kau bongkar makam
Demi permata hitam
Kau hadirkan raksasa
Membajak bumiku yang semakin tak berdaya
Alamku menangis ...!!!
Bumiku terluka
Tapi, tikus tertawa
Oleh kebanggannya yang beringas
Kami buka dedalu tikus berdasi
Tapi, kami adalah bintang generasi.....!!!
Banjarmasin, 17 desember 2012
Silahkan Klik sumber :PUISIKU "Kesaksian Desaku"
PUISIKU "Merintih"
Merintih
Karya Yuni Puji Alpiyah
Hatimu admiral cindai nan hampa
Kasihmu yang nisbi
Buatku ingin helangi samudra luas
Mencari karang hitam nan kandas
Didasar palung qolbu
Aku bagai dedalu dipohon kering
Hidup tanpa belas kasih
Seorang nan berhati kasih
Tapi ...
Aku hanya debu nan redup
Berharap sedikit cahaya
Bersinar di dermaga hati
Banjarmasin, 26 Desember 2012
Silahkan Klik sumber: PUISIKU "Merintih"
PUSIKU " Kenisbianku ''
Kenisbianku
Karya Yuni Puji Alpiyah
Menepis indahnya Anugerah Illahi
Yang penuh Ridho dan karunia-Nya
Tersandarhati bersama kenistaan diri
Tersembunyi dibalik kalbu nan meronta
Menetes butiran suci tiada guna
Yang setia menyertai dalam sujudku
Seiring untaian do'a
Terucap dalam diamku
Satu tetes hujan di gurun pasir
Menghapus sejuta panas yang datang
Hatiku tergetar
Seketika izroil datang
Seakan siap membawa jiwaku kembali
Kembali
Dan tak akan pernah kembali
Banjarmasin:rabu, 18 april 2012
Silahkan Klik sumber:PUSIKU " Kenisbianku ''
PUSIKU "Lentera tahun 2012"
Lentera tahun 2012
Karya Yuni Puji Alpiyah
Zaman beredar
Alam bertukar
Dunia tergolek
dan bumi menganga
Tergarapbagai sarang serigala
Meranggas, mengaung
Sebagai bakteri yang yang merdeka
Harapan melayang di awang-awang
menghadapi teka-teki yang tidak tertebak
dengan hasil garapan tangan-tangan kotor
Aku tak ingin menjadi dedalu Amerika
Aku
Kau
Mereka ....
Adalah cindai untuk Indonesia
Banjarmasin: rabu, 18 april 2012
Silahkan Klik sumber: https://puisiindonesiaok.blogspot.com/2018/11/pusiku.html?view=flipcard
PUISIKU "Puspita"
PUISIKU "Puspita"
Puspita
Karya Yuni Puji Alpiyah
Kurasa segala asa
Nan tergores dalam jiwa
Jiwa nan luluh lantak
Jiwa nan meronta-ronta
Jiwa yang elanglang buana
Berkhayal kesegala arah
Berdaya upaya gigih cemerlang
Semerbak puspita
Taburkan harapan kumbang
Namun ....
Batin gila dalam abun
Sekedar kumbang hitam perkasa
Tiada kuasa, tak berdaya
Menahan segala rasa
Terkubur bersama puing waktu
Banjarmasin: rabu, 18 april 2012
Karya Yuni Puji Alpiyah
Kurasa segala asa
Nan tergores dalam jiwa
Jiwa nan luluh lantak
Jiwa nan meronta-ronta
Jiwa yang elanglang buana
Berkhayal kesegala arah
Berdaya upaya gigih cemerlang
Semerbak puspita
Taburkan harapan kumbang
Namun ....
Batin gila dalam abun
Sekedar kumbang hitam perkasa
Tiada kuasa, tak berdaya
Menahan segala rasa
Terkubur bersama puing waktu
Banjarmasin: rabu, 18 april 2012
Silahkan Klik sumber: https://puisiindonesiaok.blogspot.com/2018/11/puisiku.html?view=flipcard
Subscribe to:
Posts (Atom)
Nabi Muhammad SAW Memperoleh gelar
Memperoleh gelar Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia ikut bersama kaum Quraisy dalam perbaikan Kakbah. Pada saat pemimpin-pemimpin suku Qur...
-
Memperoleh gelar Ketika Muhammad berumur 35 tahun, ia ikut bersama kaum Quraisy dalam perbaikan Kakbah. Pada saat pemimpin-pemimpin suku Qur...
-
TENTANG KITA Bukan untuk yang pertama aku mencinta Pernah ada dia yang aku puja Tapi kali ini Cinta dihati hanya untukmu Walau cinta yang ku...
-
TALI - TEMALI MACAM SIMPUL DAN KEGUNAANNYA 1. Simpul ujung tali Gunanya agar tali pintalan pada ujung tali tidak mudah lepa...
